Dlm Qs Ash-Shaf, Nabi Musa a.s memanggil kaumnya dgn panggilan ” YAA QOUMII (WAHAI KAUMKU)”, sedangkan Nabi Isa a.s memanggil kaumnya dgn panggilan “YAA BANI ISRAIL (WAHAI BANI ISRAIL)”

Mengapa demikian ? padahal keduanya diutus kepada kaum yang sama, yaitu Bani Israil … Hal tsb justru menunjukan konsistensi Al-Quran. Justru jika seandainya panggilan Nabi Isa a.s kepada Bani Israil sama dengan panggilan Nabi Musa a.s, maka akan terlihat kontradiksi dgn kisah kelahiran Nabi Isa a.s di QS Ali Imran & QS Maryam

Perbedaan panggilan seruan kepada Bani Israil dlm QS Ash-Shaf menunjukan kebenaran uslub Al-Quran. Nasab seseorang itu mengikuti jalur ayah, sehingga seseorang biasanya dinisbahkan kepada kaum dimana ayahnya berasal, sehingga ketika Nabi Musa menyeru kepada Bani Israil, maka beliau menyeru dengan panggilan “WAHAI KAUMKU”, karena beliau menisbahkan dirinya kepada Bani Israil, karena ayah beliau adalah orang Bani Israil.

Sedangkan Nabi Isa a.s tdk memiliki ayah, karena Allah menghendaki beliau lahir dr rahim Maryam yang tdk pernah tersentuh laki2 sedikitpun (disebutkandlm QS Ali Imran & QS Maryam), sehingga beliau tdk menisbahkan dirinya kepada Bani Israil, karena itu beliau memanggil Bani Israil dgn panggilan “WAHAI BANI ISRAIL”, bukan dgn panggilan “WAHAI KAUMKU”

Begitupun di surat2 lain dlm Al-Quran, Nabi Isa a.s memanggil kaumnya, yaitu Bani Israil dgn panggilan “WAHAI BANI ISRAIL”, berbeda dengan para Rasul2 yang lain yg diutus kepada Bani Israil, yang memanggil mereka dengan panggilan “WAHAI KAUMKU”

والله اعلم